Thursday, July 2, 2009

The Revenge

Well, finally, I got a chance to watch the super-exciting-so-called movie whatsoever. Transformer : The Revenge of The Fallen. Yesterday, 8.30 pm, at Theatre 2, EX Plaza.

I stepped up to the cinema with full of expectations, since watching Transformers 1 made my mouth making an "O" shape since the begining of the film until the end. It was over expectation.

Yesterday, I enjoyed every scene it showed me. In the middle of the show, something bothered me, a-want-to-pee-calling, but still, I wouldn't want to miss a single shot of Michael Bay's.

I do agree, it was a fantastic movie. The robots, the fights between them, the romances, or even the tears of Bumblebee were good. It was good, really. But I wasn't impressed. I could say that the storyline was not strong enough.

When I tried to remember what Transformers 1 offered, it was practically not different, the contents were quite similar, only different package. So my guessing was Transformers 1 made me impressed, but Transformers 2 could not, because, as much as I realize now, all I wanted is to watch something new.

Well, it is just me. You guys, I believe, have your own scoring. Is it worth to watch? Of course. It's kind of movie that I want to watch again some other time. And I look forward to another Autobot's sequel.
Flap more...

Monday, June 15, 2009

3 Days at Bandung

Tour Bandung, Thursday-Saturday, 11-13 Juni 2009.

Day 1
Sop Buntut Dahapati @ Cipaganti. Sop Buntut Goreng = 35K. ****
Tangkuban Perahu. Entrance fee : 15K/pax + 5K/car. ***
Sagoo @ PVJ. Mie Goreng Kekian + Drinks = 30K. **
Missing Lynx @ Blitz Megaplex. 25K/pax. *

Day 2.
Ampera on the way to Ciwidey. Gurame Bakar + Drinks = 25K. **
Kawah Putih, Ciwidey. Entrance fee = 10K/pax + 5K/car. *****
Sindang Reret @ Jalan Raya Ciwidey. Sop Buntut + Karedok = 62K. *
Neo Calista @ Bukit Pakar, Dago. Kakap Steak + Drinks (with UOB Disc 30%) = 45K. ***

Day 3.
Mie Rica @ Paskal Hypersquare. Mie Rica + Ice Tea = 20.5K. ****
Bebek Garang @ Kyai Luhur. Bebek Bumbu Rangkasbitung + Omelet Bebek + Drinks = 39K. ****

* = Not Recommended
** = So so.
*** = Quite good.
**** = Must try
***** = Highly Recommended.
Flap more...

Monday, June 1, 2009

Healing Madness

Aku duduk diam, bergeming, sambil mengigit bibir. Sesekali kusambar setumpuk kertas di meja di depanku, kugunakan mengusir hawa panas yang siang itu begitu menyengat. Tatapan mataku tetap tertuju pada sebaris tulisan di layar komputerku. Aku marah. Kesal.

Telepon berdering, kuambil nafas dan kuhembus perlahan. Kuangkat. Hampir 1 menit suara di sana mengoceh tiada henti. Aku membalas 5 patah kata. Suara di sana menyahut kembali dengan nada tak bersahabat. Telingaku memerah karenanya. Hati ini panas, ingin berteriak.

Kujalankan pemutar lagu di komputerku setelahnya. Suara Bunga Citra Lestari mengalun mengiringi gerahnya suasana.

Kuingin marah, melampiaskan
Tapi ku hanyalah sendiri di sini


Hanya itu lirik yang terdengar, selebihnya aku tak peduli lagi. Kulangkahkan kaki, keluar dari bangunan beton. Panas mentari begitu menyengat. Biarlah, pikirku. Lebih baik mengecap teriknya siang, daripada harus menahan marah yang telah menggebu.

Tiba-tiba aku mengingatmu. Dan saat kudengar suaramu di ujung sana, kepalaku mendingin. Hanya kesejukan yang kurasakan. Melepas kerinduan yang mungkin telah mengerogoti kesabaranku.
Flap more...

Monday, May 18, 2009

Teko & Angels and Demons

Judulnya ga nyambung yah? Hihihi... Bis mo posting 2 kali males, ya uda jadiin 1 aja. Tapi keduanya tentang review kok. Yang satu review tempat makan, yang atunya review film.

Teko. Waktu pertama kali liat rumah makan ini, pas g lagi nyari2 Leko. Hampir aja masuk ke sini, tapi karena Fellys nge-rekomend ke Leko, dan dari awal memang rencana ke Leko, so Teko ini dilewatin.

Teko ini berlokasi di PIK, beda beberapa ruko ama Leko. Sajiannya juga mirip2 ama Leko. Menu spesial-nya Iga Penyet juga. Disajikan dengan 4 pilihan sambal, bikin Teko serupa namun tak sama dengan Leko. Iga penyet nya lebih garing, lebih renyah dan lebih berasa dibanding Leko. Kalau di Leko mantab, di sini lebih mantab.

Sempet nyicip juga Iga Bakar Bumbu Kacang. Yang ini juga ga kalah enak. Bumbu kacangnya krasa banget daun jeruk nya *atau daun salam ya?@#!? Enak kok. Buat selingan kalo dah bosen makan di Leko. Hihihihi.... Harganya sama kok. Kalo beda pun ga beda jauh. 75K IDR buat berdua dirasa uda cukup.

Angels and Demons. Bagus menurut g. Walo berbeda dengan cerita di bukunya, ga mengurangi greget kok. Yang sedikit melenceng dari cerita, seinget g adalah:
1. Simbol Illuminati diterima Langdon dari mesin fax, bukan dari kepolisian.
2. Langdon memecahkan kaca perpustakaan dengan menggunakan efek domino rak buku, bukan hanya dengan 1 rak.
3. Langdon berkelahi dengan Hassasin, tidak hanya diam.
4. Camerlengo membakar dirinya di atas gereja bukan di tangga menuju makan Santo Petrus.
Itu juga kalo g ga salah inget sih. Hahahahaha....

Overall, film ini keren. Patung, gereja, Vatikan, semuanya keren. Ga nyesel deh nonton film ini. G yang duduk di baris kedua dari depan, dan nonton dengan kepala nyut2an, masih bisa menikmatinya. TOP dah!
Flap more...

Wednesday, May 13, 2009

Coming Soon

Sejak kepindahan tempat kerja g ke Bintaro, g jadi berhak pulang lebih awal deh, karena masuknya juga lebih pagi. Jam 5 teng, g dah bisa meluncur pulang. Pas ada FIT (Free Indie Tuesday) horor di Blitz Megaplex, g kepikiran buat nonton. Soalnya dulu2 kan ga bisa, secara film diputer jam 7, padahal g baru pulang jam 6 sore.

So, dengan gigihnya g pulang jam 5, trus jemput Andi, pulang bentar buat ganti baju n naruh leptop, trus melaju ke Grand Indo. Tapi sial sungguh sial, macet nya ga ketulungan. Di kemanggisan macet, di tanah abang macet, ga biasanya. Hoh. Tau gt, ga usa ganti baju dulu....

Nyampe Blitz jam 7.20 dan uda penuh. Hux hux... Dan tnyata si Primus yang uda dateng duluan juga ga kebagian tempat. Padahal td nya sedikit berharap kalo si Mus uda di dalem, dia nge-cup-in tempat. Hihihihi....

Mo pulang kok brasa sia2, so abis makan, menguatkan hati buat tetep nonton film horor dengan tajuk Coming Soon. Si Harry pernah bilang di blog-nya film ini dapet nilai 5 dari 5 bintang. So mayan berharap ni film ga mengecewakan.

Film-nya shocking. Tapi g cm kaget sekali sih, soalnya hampir sepanjang film g merem ato kadang nutup mata pake tangan. Hahahahahaha.... Reviewnya bisa dilihat di blog-nya Harry. G takut kejadian selama-seminggu-kebayang-muke-hantu gara2 nonton 4BIA keulang lagi. Wakakaka... Tapi g yakin, walo g ga nutup mata, film ini ga seseram 4BIA.

Overall, sekalipun film ini mengagetkan, dan mayan serem, g ga bisa kasi nilai lebih dari 6 dengan skala 10 buat film ini.
Flap more...

Friday, May 8, 2009

My Bloody Valentine

Film animasi 3D? Udah biasa. Sekarang giliran film non animasi tiga dimensi. Film pembunuhan pula. Killing sphree. Hehehehehehehe...

Yupe, kmrn abis nonton My Bloody Valentine. Horror thriller yang berkisah tentang 'bangkitnya kembali' seorang pembunuh massal setelah 10 tahun dinyatakan tewas terkubur dalam sebuah tambang.

Ceritanya standart walau ada twist di bagian akhir cerita. Tapi efek 3 dimensinya bagus. Jempol bagi pembuatnya. Keren. Ga kurang dari 3 kali g terlompat2 dari kursi g. Kaget, tegang dan hm..... gore.

Bagi yang demen film2 kayak Wrong Turn, Saw dan sebangsanya, pasti suka ma film ini. Adegan2nya disusun sebegitunya sehingga sering bikin kaget. Mungkin karena terlalu sibuk bikin adegan mengagetkan, ceritanya jadi standart. Hehehehehe....

But ini film layak tonton kok, tapi musti yang 3D loh. Sayang cuma diputer di Blitz Megaplex.
Flap more...

Monday, May 4, 2009

What Love Is

Wew.... berat ni bahasannya. Kayanya sih gitu. Padahal g cm pengen berbagi quote nih yang baru g denger pas ke greja Minggu kemaren.

"I have found the paradox,
that if you love until it hurts,
there can be no more hurt,
only more love"

It is Mother Teresa's.
What do you think?
Flap more...

Tuesday, April 21, 2009

Leko - Iga Penyet

Hello semua. Setelah absen sebulan lebih, akhirnya g punya niat buat nulis lagi. Sebulan yang lewat g nambah umur loh *ga penting*. Banyak hal yang bisa dicritain, tapi ntah knapa saat jari2 g neken tuts2 kibot buat nulis ini pun masih terasa malas. Trus judul nya means apa neh?

Leko tu tempat makan, sodara sodara. Ni g barusan pulang dari makan di sana. Sajiannya iga penyet. Iga digoreng trus dikasi sambel yang bisa dipilih dari 4 rasa : super pedes, pedes, sedeng dan gak pedes. G, karena ga gitu doyan pedes, milih yang sedeng. Untuk minum g pesen segelas es jeruk degan.

Leko ini katanya asli Surabaya. Tapi setau g uda buka 2 cabang di Jakarta. Ini g juga baru tau tadi pas Ricky ngajakin makan di Leko. Karena g musti balik Jakarta, maka g makan di Leko yang di PIK, sedangkan Ricky n frens makan di Leko yang di Gading Serpong Melati Mas, Serpong.

Mayan lama g nunggu si iga nongol, tapi pas nongol ga mengecewakan. Enak, dagingnya empuk. Trus sambalnya mantap. Bagi yang suka pedes, kayanya musti cobain. Soalnya g kan coba yg sedeng, itu juga uda pedes. Harganya juga ga mahal2 banget. Seporsi iga dibandrol dengan harga 25 rebu.

So tadi abis 72 rebu buat 2 porsi iga penyet, 3 nasi putih, 1 es jeruk degan dan 1 es teh tarik. Sayang g ga bawa kamera, dan henpon yg berkamera lagi jebol. Search aja pake om gugel, pasti nemu d.

Lokasi yang di PIK itu di seberang Waterbom. Di ruko2nya. Ga jauh dari Waterbom. Deretan tempat makan deh pokonya. Di situ juga ada Tekko. G ampir aja masuk ke Tekko. Belum pernah cobain juga si Tekko enak apa gak. Maybe nex time.
Flap more...