Monday, June 1, 2009

Healing Madness

Aku duduk diam, bergeming, sambil mengigit bibir. Sesekali kusambar setumpuk kertas di meja di depanku, kugunakan mengusir hawa panas yang siang itu begitu menyengat. Tatapan mataku tetap tertuju pada sebaris tulisan di layar komputerku. Aku marah. Kesal.

Telepon berdering, kuambil nafas dan kuhembus perlahan. Kuangkat. Hampir 1 menit suara di sana mengoceh tiada henti. Aku membalas 5 patah kata. Suara di sana menyahut kembali dengan nada tak bersahabat. Telingaku memerah karenanya. Hati ini panas, ingin berteriak.

Kujalankan pemutar lagu di komputerku setelahnya. Suara Bunga Citra Lestari mengalun mengiringi gerahnya suasana.

Kuingin marah, melampiaskan
Tapi ku hanyalah sendiri di sini


Hanya itu lirik yang terdengar, selebihnya aku tak peduli lagi. Kulangkahkan kaki, keluar dari bangunan beton. Panas mentari begitu menyengat. Biarlah, pikirku. Lebih baik mengecap teriknya siang, daripada harus menahan marah yang telah menggebu.

Tiba-tiba aku mengingatmu. Dan saat kudengar suaramu di ujung sana, kepalaku mendingin. Hanya kesejukan yang kurasakan. Melepas kerinduan yang mungkin telah mengerogoti kesabaranku.
Flap more...

Monday, May 18, 2009

Teko & Angels and Demons

Judulnya ga nyambung yah? Hihihi... Bis mo posting 2 kali males, ya uda jadiin 1 aja. Tapi keduanya tentang review kok. Yang satu review tempat makan, yang atunya review film.

Teko. Waktu pertama kali liat rumah makan ini, pas g lagi nyari2 Leko. Hampir aja masuk ke sini, tapi karena Fellys nge-rekomend ke Leko, dan dari awal memang rencana ke Leko, so Teko ini dilewatin.

Teko ini berlokasi di PIK, beda beberapa ruko ama Leko. Sajiannya juga mirip2 ama Leko. Menu spesial-nya Iga Penyet juga. Disajikan dengan 4 pilihan sambal, bikin Teko serupa namun tak sama dengan Leko. Iga penyet nya lebih garing, lebih renyah dan lebih berasa dibanding Leko. Kalau di Leko mantab, di sini lebih mantab.

Sempet nyicip juga Iga Bakar Bumbu Kacang. Yang ini juga ga kalah enak. Bumbu kacangnya krasa banget daun jeruk nya *atau daun salam ya?@#!? Enak kok. Buat selingan kalo dah bosen makan di Leko. Hihihihi.... Harganya sama kok. Kalo beda pun ga beda jauh. 75K IDR buat berdua dirasa uda cukup.

Angels and Demons. Bagus menurut g. Walo berbeda dengan cerita di bukunya, ga mengurangi greget kok. Yang sedikit melenceng dari cerita, seinget g adalah:
1. Simbol Illuminati diterima Langdon dari mesin fax, bukan dari kepolisian.
2. Langdon memecahkan kaca perpustakaan dengan menggunakan efek domino rak buku, bukan hanya dengan 1 rak.
3. Langdon berkelahi dengan Hassasin, tidak hanya diam.
4. Camerlengo membakar dirinya di atas gereja bukan di tangga menuju makan Santo Petrus.
Itu juga kalo g ga salah inget sih. Hahahahaha....

Overall, film ini keren. Patung, gereja, Vatikan, semuanya keren. Ga nyesel deh nonton film ini. G yang duduk di baris kedua dari depan, dan nonton dengan kepala nyut2an, masih bisa menikmatinya. TOP dah!
Flap more...

Wednesday, May 13, 2009

Coming Soon

Sejak kepindahan tempat kerja g ke Bintaro, g jadi berhak pulang lebih awal deh, karena masuknya juga lebih pagi. Jam 5 teng, g dah bisa meluncur pulang. Pas ada FIT (Free Indie Tuesday) horor di Blitz Megaplex, g kepikiran buat nonton. Soalnya dulu2 kan ga bisa, secara film diputer jam 7, padahal g baru pulang jam 6 sore.

So, dengan gigihnya g pulang jam 5, trus jemput Andi, pulang bentar buat ganti baju n naruh leptop, trus melaju ke Grand Indo. Tapi sial sungguh sial, macet nya ga ketulungan. Di kemanggisan macet, di tanah abang macet, ga biasanya. Hoh. Tau gt, ga usa ganti baju dulu....

Nyampe Blitz jam 7.20 dan uda penuh. Hux hux... Dan tnyata si Primus yang uda dateng duluan juga ga kebagian tempat. Padahal td nya sedikit berharap kalo si Mus uda di dalem, dia nge-cup-in tempat. Hihihihi....

Mo pulang kok brasa sia2, so abis makan, menguatkan hati buat tetep nonton film horor dengan tajuk Coming Soon. Si Harry pernah bilang di blog-nya film ini dapet nilai 5 dari 5 bintang. So mayan berharap ni film ga mengecewakan.

Film-nya shocking. Tapi g cm kaget sekali sih, soalnya hampir sepanjang film g merem ato kadang nutup mata pake tangan. Hahahahahaha.... Reviewnya bisa dilihat di blog-nya Harry. G takut kejadian selama-seminggu-kebayang-muke-hantu gara2 nonton 4BIA keulang lagi. Wakakaka... Tapi g yakin, walo g ga nutup mata, film ini ga seseram 4BIA.

Overall, sekalipun film ini mengagetkan, dan mayan serem, g ga bisa kasi nilai lebih dari 6 dengan skala 10 buat film ini.
Flap more...

Friday, May 8, 2009

My Bloody Valentine

Film animasi 3D? Udah biasa. Sekarang giliran film non animasi tiga dimensi. Film pembunuhan pula. Killing sphree. Hehehehehehehe...

Yupe, kmrn abis nonton My Bloody Valentine. Horror thriller yang berkisah tentang 'bangkitnya kembali' seorang pembunuh massal setelah 10 tahun dinyatakan tewas terkubur dalam sebuah tambang.

Ceritanya standart walau ada twist di bagian akhir cerita. Tapi efek 3 dimensinya bagus. Jempol bagi pembuatnya. Keren. Ga kurang dari 3 kali g terlompat2 dari kursi g. Kaget, tegang dan hm..... gore.

Bagi yang demen film2 kayak Wrong Turn, Saw dan sebangsanya, pasti suka ma film ini. Adegan2nya disusun sebegitunya sehingga sering bikin kaget. Mungkin karena terlalu sibuk bikin adegan mengagetkan, ceritanya jadi standart. Hehehehehe....

But ini film layak tonton kok, tapi musti yang 3D loh. Sayang cuma diputer di Blitz Megaplex.
Flap more...

Monday, May 4, 2009

What Love Is

Wew.... berat ni bahasannya. Kayanya sih gitu. Padahal g cm pengen berbagi quote nih yang baru g denger pas ke greja Minggu kemaren.

"I have found the paradox,
that if you love until it hurts,
there can be no more hurt,
only more love"

It is Mother Teresa's.
What do you think?
Flap more...

Tuesday, April 21, 2009

Leko - Iga Penyet

Hello semua. Setelah absen sebulan lebih, akhirnya g punya niat buat nulis lagi. Sebulan yang lewat g nambah umur loh *ga penting*. Banyak hal yang bisa dicritain, tapi ntah knapa saat jari2 g neken tuts2 kibot buat nulis ini pun masih terasa malas. Trus judul nya means apa neh?

Leko tu tempat makan, sodara sodara. Ni g barusan pulang dari makan di sana. Sajiannya iga penyet. Iga digoreng trus dikasi sambel yang bisa dipilih dari 4 rasa : super pedes, pedes, sedeng dan gak pedes. G, karena ga gitu doyan pedes, milih yang sedeng. Untuk minum g pesen segelas es jeruk degan.

Leko ini katanya asli Surabaya. Tapi setau g uda buka 2 cabang di Jakarta. Ini g juga baru tau tadi pas Ricky ngajakin makan di Leko. Karena g musti balik Jakarta, maka g makan di Leko yang di PIK, sedangkan Ricky n frens makan di Leko yang di Gading Serpong Melati Mas, Serpong.

Mayan lama g nunggu si iga nongol, tapi pas nongol ga mengecewakan. Enak, dagingnya empuk. Trus sambalnya mantap. Bagi yang suka pedes, kayanya musti cobain. Soalnya g kan coba yg sedeng, itu juga uda pedes. Harganya juga ga mahal2 banget. Seporsi iga dibandrol dengan harga 25 rebu.

So tadi abis 72 rebu buat 2 porsi iga penyet, 3 nasi putih, 1 es jeruk degan dan 1 es teh tarik. Sayang g ga bawa kamera, dan henpon yg berkamera lagi jebol. Search aja pake om gugel, pasti nemu d.

Lokasi yang di PIK itu di seberang Waterbom. Di ruko2nya. Ga jauh dari Waterbom. Deretan tempat makan deh pokonya. Di situ juga ada Tekko. G ampir aja masuk ke Tekko. Belum pernah cobain juga si Tekko enak apa gak. Maybe nex time.
Flap more...

Monday, March 2, 2009

Seen-Movie List

Udah lama g ga ngepost tentang film2 yang g tonton di bioskop nih. Karena uda terlalu banyak, g kasi komen tiap film aja yah. Sekaligus pop-corn-meter buat tiap film yang g tonton dari akhir 2008 sampe sekarang.


1. Mamma Mia (27 or 28 Sept 08) : Lumayan menghibur. 3 pop-corn. Review.
2. Laskar Pelangi (30 Sep 08) : No klimaks, datar, tapi cukup menghibur. 3 pop-corn. Review.
3. Body of Lies (10 Oct 08) : Film nya bikin ngantuk. 1.5 pop-corn. Review.
4. Eagle Eye (15 Oct 08) : Menegangkan, sayang endingnya mengecewakan. 2,5 pop-corn. Review.
5. The House of Bunny (18 Oct 08) : Mayan lucu. Tapi sedikit ndeso. 2.5 pop-corn. Review.
6. P2 (30 Oct 08) : Sadis, sadis, dan sadis. Keren. 3.5 pop-corn. Review.
7. City of Ember (8 Nov 08) : Predictable. Kid's movie. 3 pop-corn. Review.
8. Beverly Hills Chihuahua (12 Nov 08) : Lucu, tapi ga banget banget. Standart. 2 pop-corn.
9. Tropic Thunder (15 Nov 08) : Film lucu tapi ga mutu. 2 pop-corn.
10. Quantum of Solace (Nov 08) : Seru, tapi kalah seru dari installment sebelumnya. 3 pop-corn.
22. Twilight (6 Dec 08) : Mayan bagus nih. Sayang adegan fight-nya kurang. 3.5 pop-corn. Review.
12. Black Book (7 Dec 08) : Ceritanya panjang dan sedikit bikin ngantuk. 3 pop-corn. Review.
13. Bolt (10 Dec 08) : Lucuuuuu..... 4 pop-corn. Review.
14. The Day The Earth Stood Still (17 Dec 08) : Standart. 2.5 pop-corn.
15. Transporter 3 (20 Dec 08) : Standart dan cenderung lebay. 2.5 pop-corn.
16. Madagascar 2 (26 Dec 08) : Baguss.... Lucuu.... 4 pop-corn.
17. Australia (5 Jan 09) : Keren!!!! Lagunya bagus. 4 pop-corn. Review.
18. Ip Man (9 Jan 09) : Bagus ni... Hebat. 3.5 pop-corn.
19. Yes Man (Jan 09) : Jayus... Lucu, tapi ga lucu banget. 2.5 pop-corn.
20. Doomsday (17 Jan 09) : No comment. 1 pop-corn.
21. Defiance (24 Jan 09) : Melelahkan, ga ada seru2nya. 2 pop-corn.
22. Red Cliff 2 (30 Jan 09) : Mayan lah... 3 pop-corn.
23. Underworld : Rise of The Lycans (31 Jan 09) : Mengecewakan, dibanding installment sebelumnya, tapi tetep suka. 3 pop-corn.
24. Valkyrie (13 Feb 09) : Again, ngantuk and predictable. 2 pop-corn.
25. Righteous Kill (14 Feb 09) : Twist di akhir cerita ga bisa buat g berdecak kagum. 2.5 pop-corn.
26. Mutant Chronicles (19 Feb 09) : Yuck!!! 1 pop-corn.
27. Marley and Me (27 Feb 09) : BAGUS!!! Romantic, mengharukan, so family-ious. 4 pop-corn.
28.PUSH (28 Feb 09) : Fight-nya seru kayak di game-game. Cerita bikin pusing. 3.5 pop-corn.

Fiuh... banyak ya? Apa ada yang terlewat?
Flap more...

Sunday, March 1, 2009

Even dream can be so...

Langit biru di atas sana menjadi payung kita, berjalan menyusuri setapak yang entah kapan akan habis ditelan horison pagi. Tanganmu terpatri erat dalam genggamanku. Aku tak ingat jelas suasana alam kala itu.


Samar teringat dalam benakku bongkahan batu berlumut, hitam kehijauan termakan usia. Kaki kaki kita menyusurinya, mencari celah kasar menghindarkan diri dari sentuhan lumut basah dan licin. Kelemahanmu, berjalan sempoyongan, seakan keseimbangan bukan bagian dari dirimu. Jantungku berdegup keras saat kau terpeleset, hampir menyentuh lapisan hitam di bawahmu.

Dalam hati kuberteriak 'bagaimana ini?', secepat kedua tanganku mencoba menarikmu, memegangmu erat. Saat kau berdiri kembali di atas kedua kakimu, perasaan lega menderaku, mengusir segala kekuatiran yang sempat hinggap dalamku.

*is told by a friend, inspired by morning dream, with some add-ups*
*photo's taken from here*
Flap more...