Aku bersandar pada kursi keras kantorku. Kudengar lagu demi lagu mengalir lirih di earphoneku, sambil sesekali kutatap rintik hujan di luar sana. Jalanan basah yang menghampiri pandanganku, menerawangkanku kembali ke masa lalu.
'Aku suka hujan di pagi hari,' katamu tersenyum sambil menunjuk ke luar mobil.
Aku mengangguk, membalas senyummu. Jalanan kala itu tak begitu ramai, jadi kualihkan pandanganku ke atas. Langit merenda awan, matahari mengintip di tengah tetesan hujan. Sempurna, pikirku, sambil berharap hujan 'kan reda ketika kami sampai di gereja.
Aku memandangmu, dan kamu masih tersenyum, begitu menikmati cuaca saat itu. Layaknya seorang bocah dan permen lolipop-nya, demikian juga kamu.
Setahun yang lalu. Waktu bergulir begitu cepat. Tiga hari lagi Natal dan aku belum mendengar kabar darimu. Kuseruput coklat panasku sambil berharap, aku bisa memandang senyummu sekali lagi saat kau bersenang-senang dengan hujanmu.
Flap more...
Tuesday, December 22, 2009
You and Your Rain
Snag ::: Maginificent Memoirs 3 Bite(s)
Scratched by
Anonymous
on
10:52 AM
Monday, September 28, 2009
It's Been A Year
What's been a year?
A new me. Me, who started to learn about what life really is. A life that was filled with love. Love itself, as the time went by, was not only what I felt, but what I committed to, what I did for it, what sacrifice that I was willing to make.
Life, like love, for me, is about understanding. The meaning of life, is not how I regret and being grumpy because of what I can not reach. It is about how to accept and understand that there are many things I can not control. Like I always say, life ain't beautiful until I decide it is.
I have learnt so many, yet I did make mistakes. I laughed a lot, yet tears went down. But that is how I grow up. It is not my birthday, nor my wedding day. But this day is special, I thank God for giving me this day one year before.
*postingan ga penting nih, cuma asal nulis*
Flap more...
Snag ::: Personal Paradigms 0 Bite(s)
Scratched by
Anonymous
on
9:34 AM
Thursday, September 17, 2009
Morning Alarm
Aku tengah lelap meringkuk di ranjangku ketika jam di kamar berdentang 2 kali. Aku terbangun dan melihatmu mengendap, sedikit berjingkat berusaha tak membangunkanku.
"Hi!" sapaku. Kamu terkaget dan tersenyum padaku, "Hey, sorry, waking you up. Go back to sleep!" Aku berdeham dan kembali tertidur.
Entah berapa lama aku tertidur, saat aku merasakan kehangatan tanganmu memeluk pinggangku.
"Glad to see you back," kataku setengah sadar.
"I miss you" kau berbisik.
"Are you serious?" tanyaku tak percaya.
"Serious" nafasmu menghangatkan punggungku.
"I miss you too..."
"TUT TUT TUT TUT TUT"
Aku terbangun dari tidurku. Kumatikan alarm handphoneku dan ku berbalik. Tak kudapati kau di sana. 'Alarm sialan,' umpatku dalam hati.
Flap more...
Snag ::: Maginificent Memoirs 0 Bite(s)
Scratched by
Anonymous
on
10:42 AM
Tuesday, August 25, 2009
Mereka Bertanya
Mereka bertanya adakah air mata
atau rekah senyum yang menggugah asa?
Segaris mimpi mungkin tak raih sang bintang
Namun alunan simfoni ini tak akan pernah lekang
Mereka bertanya seuntaikah bahagia terasa
atau sayatan perih yang membuka luka?
Seberkas harapan mungkin tak menorehkan keabadian
Namun keyakinan ini mengusir kesepian
Mereka bertanya adakah kepastian menjelang
atau cinta akan pupus di balutan waktu berselang?
Sebait cerita tak akan menjawab mereka
Namun kasih yang ada bukanlah kesiaan belaka
Mereka bertanya, kita mengalunkan mimpi dan nada
Mereka bertanya, kita mengukir keyakinan dan asa
Mereka bertanya, kita menjalin cinta dan cerita
Di akhir sang waktu, mereka bertanya
'Sanggupkah kami seperti mereka?'
Inspired by a friend of mine.
Teruslah berharap dan berkeyakinan.
Flap more...
Snag ::: Symphonic Screams 0 Bite(s)
Scratched by
Anonymous
on
2:09 PM
Friday, August 21, 2009
On The Pergola
Lambaian spanduk iklan yang tertiup angin kadang mengenai kepalaku. Kunikmati cahaya mentari pagi yang menyentuh kulitku. Di beranda rumahku, aku duduk memandang deretan bukit melintang membentuk horison.
Dingin, kugenggam segelas teh hangat dan sesekali kuhirup uapnya. Aku sungguh menikmati alam ini. Kudengar derak pintu di belakangku. Aku menoleh dan kulihat senyum kecil di wajahmu.
Aku kembali mengarahkan pandangan di kejauhan, bangkit dari kursi dan mulai berceloteh sambil menunjukkan hamparan hijau di bawah sana padamu. Kau mendekat dan melingkarkan kedua tanganmu di pinggangku. Aku terdiam, merasakan sensasi hangatmu. Kupejamkan mataku, mencoba menyatukan semua rasa yang diterima indraku.
Tak sebentar ku menikmati indahnya pagi ini. Saat kubuka kembali mataku, gelas yang tadi kupegang telah menjadi dingin. Kau sudah tak ada di sana. Barisan bukit hilang entah ke mana. Yang tertinggal hanyalah aku dan spanduk iklan yang tetap menerpa wajahku sesekali.
Flap more...
Snag ::: Maginificent Memoirs 1 Bite(s)
Scratched by
Anonymous
on
10:14 AM
Tuesday, July 21, 2009
I Know
There's no word i cud say
Nor there i cud write
To let this feeling lay
In the brightest light
Love, what people tell
Ain't sumting i know really well
Love, what people soar
Ain't sumthing i cud roar
But when it comes to you
I know it's true
Sent to you.
July, 20 2009.
01:37 a.m.
Flap more...
Snag ::: Symphonic Screams 1 Bite(s)
Scratched by
Anonymous
on
11:14 AM
Monday, July 13, 2009
Bless The Broken Road
I set out on a narrow way many years ago
Hoping I would find true love along the broken road
But I got lost a time or two
Wiped my brow and kept pushing through
I couldn't see how every sign pointed straight to you
[Chorus:]
Every long lost dream led me to where you are
Others who broke my heart they were like Northern stars
Pointing me on my way into your loving arms
This much I know is true
That God blessed the broken road
That led me straight to you
I think about the years I spent just passing through
I'd like to have the time I lost and give it back to you
But you just smile and take my hand
You've been there you understand
It's all part of a grander plan that is coming true
[Chorus]
Now I'm just rolling home
Into my lover's arms
This much I know is true
That God blessed the broken road
That led me straight to you
That God blessed the broken road
That led me straight to you.
Lagunya bagus loh, akustik gituh. Ni ada di albumnya Hannah Montana The Movie.
Link donlotnya :
1 Album
atau
Bless The Broken Road
Lagunya bagus bagus... Yang seru yg judulnya Hoedown Throwdown. Bisa buat nari2 kayak orang gila. Wkwkwkwk... Enjoy!!!
Flap more...
Snag ::: Lingering Lyrics 1 Bite(s)
Scratched by
Anonymous
on
1:21 PM
Thursday, July 9, 2009
Between Ice and Cold
Libur pemilu presiden kemarin adalah angin seger buat g, yang uda dengan sangatnya mengalami kebosanan dan kejenuhan di kantor. Walo cuma sehari, tetep aja kayak berkat tak ternilai. *halah....
Nyontreng gak Hans? Ya iya pasti donk!!!! Walo ga dapet undangan milih, karena uda 2 hari rumah g kalo siang ga ada orang, karena pembokat pulang kampung buat nyontreng, g ma si Mia melangkah dengan pasti ke TPS deket rumah. Ampe sono nyodorin KTP. Petugasnya nyari2 nama g di list pemilih n uda ketemu. Tapi bukannya dikasi lembar contrengan *halah* malah disuru nunggu. Tapi akirnya nyontreng juga setelah nunggu ampir 15 menitan.
Kemarin sebenernya ga ada acara, secara malemnya g baru bobox jam 3 dan pas bangun, tenggorokan serasa abis nelen duren. Tapi pulang nyontreng, diajakin nonton Ice Age. Hm.... good offer eh? Cepet2 mandi, siap2, dan 10 menit kemudian uda jalan ke mobil Andi yg nunggu di depan gang rumah.
Nonton di TA. Fiuh... ramenya.... kayak semut baris. Panas... tapi Budi uda ngantri ampir sampe depan. Akhirnya beli tiket 10 biji. 10? Banyak amit.... iya donk... Itung yuk : Budi, Andi, Mia, Yeye, Welli, 2 temen Welli, Firman, Desi. Brapa tuh? 9 kan? Ama g jadi 10 donk. Trus makan deh, di Ajisen Ramen. Pesen Fish Don Buri. Pas mo makan, iseng2 g bolak balik timunnya. Dan... dum dum ru dum dum ru dum dum..... ada ijo2 yang menggeliat geliat di sana. Lucu sekali!!!! Hiatttttttt.....
Fish Don Buri : 19.8 K
Ocha Hot : 8.8K
Plus 10% tax.
Andi manggil mbaknya trus bilang "Mbak, ini ada bonus nya loh"
Si mbak yang ngeliat tu ijo2, lgs minta maaf, dan tu makanan lgs dibawa pergi. Trus digantilah dengan yang baru.... *wait, bener baru ga ya? ato cuma diganti timunnya? Ga taulah... makan juga dengan un-nafsu. Uda perut lagi ga enak, makanannya juga ga enak. Tau gitu, tadi g makan aja tu ijo2, sapa tau enak.... wkakakakak....
Ice Age 3? Lucuuuuuu..... Bagus ni film. Lebih puas nonton film ini drpd nonton Transformer 2. Menghibur dan menghibur. Tonton deh!!! Kalo bisa yang 3D. G sih ga nonton yang 3D. Hehehehe....
Movie tickets : 35K
Abis nonton, muter2 TA, trus nongkrong di J.Co. Beli hot chocolate yang mayan nendang. Jam 6an pulang, buat mandi. Badan mulai krasa ga enak ni. Lemes, letoy, eneg, dan konco2nya. Trus jam 9 pegi makan ma Andi di Bun Ong, Green Garden.
Hot Chocolate Reg. : 26K
Pesen nasi tim babi kecap. Enak euy. Sayur asemnya juga asemnya pas.... Padahal g gak lagi kelaparan. Coba kalo lagi laper n lagi nafsu makan, pasti abis 2 porsi *halah... lebay...
Nasi Tim Babi Kecap : 25K
Teh Manis Panas : 3K
Abis makan langsung pulang. Si angin kayanya uda mulai masuk ni..... Kecurigaan g sih, gara2 nonton Ice Age. G kan biasa idup di negara tropis, tiba2 lgs dikasi salju, jadi masuk angin deh.... hux...
PS. Tulisan blog g ini kok jadi selalu masuk di fesbuk ya? Mo cari settingannya tapi ga ketemu2... http://aintanangel.blogspot.com
Flap more...
Snag ::: Delicious Delight, Regular Roars, Screen Shouts 5 Bite(s)
Scratched by
Anonymous
on
3:43 PM
